4ayesha

Daripada ABU HURAIRAH r.a, RasuluLLah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang menyeru (manusia) kepada hidayah, maka baginya pahala sebanyak pahala yang diperolehi oleh orang-orang yang mengikutnya tanpa dikurangi sedikitpun pahala mereka." Diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab al-'Ilm (2674), Imam Malik dalam Muattha'(2674), Ahmad (9171), Abu Dawud (4609), Turmudzi (2674), ad-Darimi (513), ibnu Majah (206), ibnu Hibban (112), al-Bagahwi (109)

Followers

Seperti yang diketahui semua, Selangor pernah mengalami kontroversi mengenai kes projek babi. Di sini bukanlah saya ingin menceritakan tentang projek itu. Cuma, sekadar ingin berkongsi informasi ini. Mungkin ramai di kalangan anda yang telah membaca mengenainya memandangkan saya menerima informasi ini sekitar Okt 2007 (maaf atas kelewatan kerana saya baru terjumpa semula informasi ini selepas meng"godek" email lamaku). Tetapi, saya rasa hal ini patut dipaparkan di sini sebagai maklumat buat semua pengunjung. Sama-samalah kita ambil perhatian.


Ada orang asing bertanya (ilmuwan) kepada salah seorang ulama mengenai haiwan babi ini.

Ilmuwan : Haramnya haiwan Babi bagi umat muslim adalah disebabkan kerana banyaknya parasit dan kotoran dalam hewan ini. Dengan semakin canggihnya ilmu kedoktoran, bukankah mungkin nantinya hewan babi dapat dibersihkan dari virus dan parasit yang mematikan ini? Apakah nantinya haiwan babi yang bersih ini akan menjadi halal?

Ulama : Haramnya babi bukan kerana hal itu saja. Tetapi ada sifat babi yang sangat diharamkan untuk umat Islam?

Ilmuwan : Apakah itu?

Ulama : Cuba anda buat 2 kandang. Satu kandang anda isi dengan 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam betina. Satu kandang lagi anda isi dengan 2 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina. Apakah yang terjadi pada masing2 kandang tersebut? Bisakah anda menekanya?

Ilmuwan : Tidak.

Ulama : Mari kita lihat sekarang. Pada kandang pertama dimana ada 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam betina. Yang terjadi adalah 2 ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk merebut 1 ekor ayam betina tersebut sampai ada yang menang atau kalah. Dan itu sesuai dengan kudrat dan fitrah manusia diciptakan. (HUMAN NATURE)

Ilmuwan : Pada kandang babi?

Ulama : Ini yang menarik. Pada kandang kedua, iaitu kandang babi, 2 ekor babi jantan itu tidak berkelahi untuk merebut babi betina itu, tetapi yang terjadi adalah 2 ekor babi jantan tersebut mengawan babi betina secara beramai2 dan juga terjadi hubungan homoseksual antara kedua ekor babi jantan tersebut setelah selesai dengan si betina. Hal inilah yang jelas2 bertentangan dengan fitrah umat manusia. Bila umat Islam ikut memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan mempunyai sifat dan karektoristik seperti babi ini.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,

Mengapa Islam Mengharamkan Babi (Terjemahan)

Berikut ini tulisan mengenai pengharaman darah dan babi dalam Islam, diulas dari sudut pandang logika dan ilmu kesehatan. Semoga bermanfaat.

Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat mementingkan mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa arti dari kata-kata tersebut?

Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur'an lah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.

Bob: Dapatkah anda memberikan contoh?

Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya bagi kesihatan manusia.

Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.

Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur khusus dalam penyembelihan haiwan dalam Islam.

Bob: Apa maksud anda?

Yunus: Begini... seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher haiwan, sembari membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.

Bob: Oh begitu... Dan hal ini menyebabkan kematian haiwan kerana kehabisan darah dari tubuh, bukannya kerana cedera pada organ vitalnya.

Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau otak dirosak, haiwan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan daging haiwan akan tercemar oleh acid uric, sehingga menjadikannya beracun; hanya pada masa kini, para ahli makanan baru menyedari akan hal ini.

Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para Muslim melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang terkait dengan babi?

Yunus: Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur'an dalam pengkonsumsian babi, bacon; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Leviticus bab 11, ayat 8, mengenai babi, dikatakan, "Dari daging mereka (dari "swine", nama lain buat "babi") janganlah kalian makan, dan dari bangkai mereka, janganlah kalian sentuh; mereka itu kotor buatmu." Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher kerana mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi alamiahnya? Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher. Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek berbahaya dari komsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops, ham, atau bacon.

Bob: Ilmu kedoktoran mengetahui bahwa ada risiko besar atas banyak macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya.

Yunus: Ya, dan diluar itu semua, sebagaimana kita membicarakan mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan bahwa sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya. Mohon diteruskan kepada semua rakan Muslim dan Non-Muslim... Ini dapat menjawab sebahagian pertanyaan mereka, khususnya jika kalangan non-Muslim bertanya mengapa Umat Islam tidak boleh mengkonsumsi babi.

Sumber: Ibrahim Ali Ahmad

Semoga anda semua memperoleh manfaat biarlah walau sedikit. Selaras dengan sabda Rasulullah s.a.w, "Sampaikanlah walau sepotong ayat."

src : http://afzanurrahman.blogspot.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Contributors

 **Note:

For those who wants to use or spread contents in this blog, please proceed without my permission. Shukran Jazilan.

Blog Archive

geocounter

Doa Qunut Nazilah

“Ya Allah, sesungguhnya kami bermohon pertolongan Mu, kami meminta ampun kepada Mu, kami memohon petunjuk dari Mu, kami beriman kepada Mu, kami berserah kepada Mu dan kami memuji Mu dengan segala kebaikan, kami mensyukuri dan tidak mengkufuri Mu, kami melepaskan diri daripada sesiapa yang durhaka kepada Mu.

Ya Allah, Engkau yang kami sembah dan kepada Engkau kami bersalat dan sujud, dan kepada Engkau jualah kami datang bergegas, kami mengharap rahmat Mu dan kami takut akan azab Mu kerana azab Mu yang sebenar akan menyusul mereka yang kufur Ya Allah, Muliakanlah Islam dan masyarakat Islam. Hentikanlah segala macam kezaliman dan permusuhan, Bantulah saudara-saudara kami di mana sahaja mereka berada. Angkatlah dari mereka kesusahan, bala, peperangan dan permusuhan.

Ya Allah, selamatkanlah kami dari segala keburukan dan janganlah Engkau jadikan kami tempat turunnya bencana, hindarkanlah kami dari segala bala kerana tidak sesiapa yang dapat menghindarkannya melainkan Engkau, ya Allah.”

BlogTopSites