4ayesha

Daripada ABU HURAIRAH r.a, RasuluLLah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang menyeru (manusia) kepada hidayah, maka baginya pahala sebanyak pahala yang diperolehi oleh orang-orang yang mengikutnya tanpa dikurangi sedikitpun pahala mereka." Diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab al-'Ilm (2674), Imam Malik dalam Muattha'(2674), Ahmad (9171), Abu Dawud (4609), Turmudzi (2674), ad-Darimi (513), ibnu Majah (206), ibnu Hibban (112), al-Bagahwi (109)

Followers

Beautiful Recitation by Mishary Rashid Alafasy. Glorious Quran chapter 41 verses 19 to 36 with English Translation.



"Verily, He is the All-Hearer, the All-Knower."



Lyrics in Arabic

فرشي التراب يضمني وهو غطائي
حولي الرمال تلفني بل من ورائي
واللحد يحكي ظلمة فيها ابتلائي
والنور خط كتابه أنسى لقائي
والأهل اين حنانهم باعوا وفائي
والصحب اين جموعهم تركوا اخائي
والمال اين هناءه صار ورائي
والاسم اين بريقه بين الثناءِ
هذي نهاية حالي فرشي الترابِ
والحب ودّع شوقه وبكى رثائي
والدمع جف مسيره بعد البكاء
والكون ضاق بوسعه ضاقت فضائي
فاللحد صار بجثتي أرضي سمائي
هذي نهاية حالي فرشي الترابِ
والخوف يملأ غربتي والحزن دائي
أرجو الثبات وإنه قسما دوائي
والرب أدعو مخلصا أنت رجائي
أبغي إلهي جنة فيها هنائي

English Translation

Dust is my bed, embracing me, and is my cover
The sands are around me, engulfing me from all directions
And the tomb recounts [ the story of ] the darkness of my calamity
And the light has destined that my pleasure is in meeting [Allaah]

Where is the kindness of kin? They relinquished fidelity
Where are the scores of friends? They dispensed with my brotherhood
Where is the bliss of money? I left it behind
And where is the glory of fame and compliments?
That’s my end; dust is my bed

The beloved bade farewell to his love, and cried my elegy
The tears flow dried out, after crying
The vast universe shrank, narrowing my space
The tomb to my corpse became both my land and my sky
That’s my end; dust is my bed

Fear overwhelms my estrangement and sadness is my ailment
Hoping for steadfastness, which is – I swear – my remedy
Sincerely supplicating to the Lord; You are my hope
Hoping- O Allaah – for a paradise, in which my bliss shall be attained

http://www.sunniforum.com/forum/showthread.php?31567-Farshi-al-Turab-(Dust-is-my-bed)-Nasheed&p=277649&viewfull=1



2010/03/26

DOSA bukan perkara kecil. Hari ini ramai orang memandang remeh soal dosa. Sesetengah umat Islam kini bukan saja tidak takut berbuat dosa malah seronok pula melakukannya.

Menurut Ibnu Qayyim, akibat yang akan menimpa pelaku maksiat antaranya:

1. Maksiat akan menghalang diri daripada mendapatkan ilmu pengetahuan. Ilmu adalah cahaya yang dipancarkan ke dalam hati. Ketahuilah, kemaksiatan dalam hati dapat menghalang serta memadamkan cahaya itu.

2. Maksiat menghalang rezeki. Jika ketakwaan adalah penyebab datangnya rezeki, maka meninggalkan ketakwaan bererti menimbulkan kefakiran. Rasulullah s.a.w bersabda, "Seseorang hamba dicegah daripada rezeki akibat dosa yang dibuatnya." (HR Ahmad).

Justeru, kita perlu meyakini takwa adalah penyebab datangnya rezeki serta memudahkan rezeki kita. Jika saat ini kita berasakan betapa sulitnya mendapatkan rezeki Allah, maka tinggalkan kemaksiatan! Jangan kita penuhi jiwa kita dengan debu maksiat.

3. Maksiat membuat kita jauh daripada Allah. Diriwayatkan ada seorang lelaki mengeluh kepada seorang arif berkenaan kesunyian jiwanya. Arif itu berpesan, "Jika kegersangan hatimu akibat dosa, maka tinggalkanlah perbuatan dosa itu."

4. Maksiat membuat sulit semua urusan kita. Ketaatan adalah cahaya, sedangkan maksiat adalah gelap gelita. Ibnu Abbas r.a. berkata, "Sesungguhnya perbuatan baik itu mendatangkan kecerahan pada wajah dan cahaya pada hati, kekuatan badan dan kecintaan. Sebaliknya, perbuatan buruk mengundang ketidakceriaan pada raut muka, kegelapan di dalam kubur dan di hati, kelemahan badan, susutnya rezeki dan kebencian makhluk."

5. Maksiat melemahkan hati dan badan. Kekuatan seorang mukmin terpancar daripada kekuatan hatinya. Jika hatinya kuat, maka kuatlah badannya.

6. Maksiat menghalang untuk kita taat. Orang melakukan dosa dan maksiat cenderung untuk tidak taat. Orang yang berbuat maksiat seperti orang yang satu kali makan, tetapi mengalami sakit berpanjangan.

7. Maksiat memendekkan umur dan menghapus keberkatan. Pada dasarnya, umur manusia dihitung daripada masa hidupnya. Imam Nawawi hanya diberi usia 30 tahun oleh Allah s.w.t. Meskipun hidupnya pendek, namun berkat. Kitab Riyadhush Shalihin dan Hadits Arbain yang ditulisnya memberinya keberkatan dan usia yang panjang, sebab dibaca oleh manusia dari generasi ke generasi hingga saat ini dan mungkin generasi yang akan datang.

8. Maksiat menumbuhkan maksiat lain. Seorang ulama salaf berkata, jika seorang hamba melakukan kebaikan, maka hal itu akan mendorongnya melakukan kebaikan yang lain dan seterusnya. Oleh itu, berhati-hatilah. Jangan sesekali cuba melakukan maksiat kerana ia akan menyebabkan 'ketagihan' dan sukar untuk berhenti jika ia menjadi satu kebiasaan.

9. Maksiat mematikan bisikan hati nurani. Maksiat melemahkan hati daripada kebaikan dan menguatkan kehendak melakukan maksiat lain. Itulah akibat maksiat. Tidak ada lagi rasa malu ketika berbuat maksiat. Jika orang sudah biasa berbuat maksiat, dia tidak lagi memandang perbuatan itu sebagai sesuatu yang buruk. Tidak ada lagi rasa malu melakukannya. Bahkan dengan bangga menceritakan perbuatan maksiat yang dilakukannya kepada orang lain.

src : http://www.hmetro.com.my/myMetro/articles/Maksiatlemahkanhati_hilangberkat/Article/index_html



A reminder to myself. And all.



Look around yourselves
Can’t you see this wonder
Spreaded in front of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony

Let’s start question in ourselves
Isn’t this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside..
No..


We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..


Look inside yourselves
Such a perfect order
Hiding in yourselves
Running in your veins
What about anger love and pain
And all the things you’re feeling
Can you touch them with your hand?
So are they really there?

Lets start question in ourselves
Isn’t this proof enough for us?
Or are we so blind
To push it all aside..?
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

When a baby’s born
So helpless and weak
And you’re watching him growing..
So why deny
Whats in front of your eyes
The biggest miracle of life..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look quiet we’ll see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Open your eyes and hearts and minds
If you just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Allah..
You created everything
We belong to You
Ya Robb we raise our hands
Forever we thank You..
Alhamdulillah..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Contributors

 **Note:

For those who wants to use or spread contents in this blog, please proceed without my permission. Shukran Jazilan.

geocounter

Doa Qunut Nazilah

“Ya Allah, sesungguhnya kami bermohon pertolongan Mu, kami meminta ampun kepada Mu, kami memohon petunjuk dari Mu, kami beriman kepada Mu, kami berserah kepada Mu dan kami memuji Mu dengan segala kebaikan, kami mensyukuri dan tidak mengkufuri Mu, kami melepaskan diri daripada sesiapa yang durhaka kepada Mu.

Ya Allah, Engkau yang kami sembah dan kepada Engkau kami bersalat dan sujud, dan kepada Engkau jualah kami datang bergegas, kami mengharap rahmat Mu dan kami takut akan azab Mu kerana azab Mu yang sebenar akan menyusul mereka yang kufur Ya Allah, Muliakanlah Islam dan masyarakat Islam. Hentikanlah segala macam kezaliman dan permusuhan, Bantulah saudara-saudara kami di mana sahaja mereka berada. Angkatlah dari mereka kesusahan, bala, peperangan dan permusuhan.

Ya Allah, selamatkanlah kami dari segala keburukan dan janganlah Engkau jadikan kami tempat turunnya bencana, hindarkanlah kami dari segala bala kerana tidak sesiapa yang dapat menghindarkannya melainkan Engkau, ya Allah.”

BlogTopSites